"Telusuri jejak langkah Testarossa dari era Primordial purba hingga peran agungnya di Federasi Tempest"
Sebagai salah satu dari Tujuh Primordial Daemon, kisah Testarossa membentang ribuan tahun. Mari telusuri momen-momen penting dalam perjalanannya — dari kelahiran sebagai iblis purba hingga menemukan tujuan baru di bawah panji Tempest.
Lahir di awal pembentukan dunia sebagai salah satu dari Tujuh Primordial Daemon. Diberi nama berdasarkan warna — Testarossa, sang Crimson (Merah). Pada masa ini, ia mengembara di alam iblis bersama saudari-saudarinya tanpa tujuan yang jelas.
Selama berabad-abad, Testarossa bersama Ultima dan Carrera sering menerima kontrak dari Diablo, sang Primordial Noir. Mereka melaksanakan berbagai misi pembunuhan dan kehancuran skala besar yang melegenda di kalangan iblis.
Diablo memperkenalkan Testarossa dan saudari-saudarinya kepada Rimuru Tempest. Awalnya skeptis, Testarossa merasakan sesuatu yang istimewa dari Slime tersebut — sebuah esensi yang tidak dapat dijelaskan dengan logika iblis.
Rimuru memberi Testarossa nama baru: Blanc (Putih). Pemberian nama oleh Demon Lord adalah ritual sakral yang mengikat jiwa iblis kepada pemberi nama. Sejak saat itu, Testarossa berikrar mengabdi kepada Rimuru sepenuhnya, dan tubuhnya berevolusi menjadi lebih kuat.
Saat Rimuru menyerang Kerajaan Falmuth untuk membalas kematian Shion dan rekan-rekannya, Testarossa terlibat aktif. Ia menunjukkan keganasannya yang elegan, menghancurkan ksatria-ksatria Falmuth dengan senyum tenang yang membuat lawannya bergidik ketakutan.
Tiga ksatria suci Falmuth (Bacchus, Razen, dan Litus) yang dikalahkan diserahkan kepada Testarossa untuk "dididik". Ia mengubah mereka menjadi pelayan setianya, yang sekarang menjadi tangan kanannya dalam menjalankan tugas-tugas penting.
Setelah pembentukan Federasi Tempest, Testarossa ditunjuk sebagai Sekretaris Urusan Luar Negeri. Posisi ini sangat cocok dengan keanggunan dan kecerdasan strategisnya. Ia mulai membangun jaringan diplomatik Tempest dengan negara-negara dunia.
Saat Walpurgis (Pertemuan Demon Lord) berlangsung, Testarossa hadir sebagai pengawal Rimuru. Kehadirannya mengejutkan banyak Demon Lord lama yang mengenali aura Primordial Crimson — menambah bobot diplomatik Tempest secara dramatis.
Setelah Rimuru berevolusi menjadi True Demon Lord, energi yang diberikan kepada bawahan-bawahannya membuat Testarossa juga mengalami evolusi besar. Ia mendapat Manas baru: Beelzebuth (Lord of Plague), mengangkat kekuatannya ke level baru yang belum pernah dicapai bahkan oleh Primordial lainnya.
Saat Imperium Timur menyerang Tempest, Testarossa berperan vital. Ia memimpin operasi penghancuran pasukan musuh, menggunakan Beelzebuth untuk meluluhlantakkan divisi-divisi imperium. Pertempuran ini mengukuhkan reputasinya sebagai "Iblis Terkutuk dari Tempest".
Saat ini, Testarossa terus melayani Rimuru dengan dedikasi penuh. Ia mengelola hubungan diplomatik Tempest, melatih murid-muridnya, dan selalu siap mengeksekusi perintah tuannya. Tetap elegan, tetap mematikan — sang Crimson yang berikrar putih untuk selamanya.
Adegan ikonik di mana Testarossa, dengan senyum tenang, menghancurkan ksatria-ksatria Falmuth — menjadi simbol keganasan elegannya.
Momen suci ketika Rimuru memberinya nama baru. Tubuh Testarossa bercahaya saat evolusi terjadi — sebuah simbol kelahiran kembali.
Kehadiran Testarossa di pertemuan Demon Lord menyebabkan kepanikan. Demon Lord lama mengenali aura Primordial Crimson seketika.
Memimpin pemusnahan divisi Imperium Timur dengan Beelzebuth. Ribuan tentara imperium musnah dalam awan wabah ungu kemerahan.
Jelajahi galeri lengkap berisi gambar-gambar menakjubkan dari Testarossa di berbagai adegan iconic.